Duel Kontra PSIS,Persib Andalkan Duet Cadangan di Jantung Pertahanan

Posted by

MAUNGBANDUNG.NET-Duet bek tengah andalan Persib,Achmad Jufriyanto dan Bojan Malisic terkena larangan tampil saat dijamu PSIS Semarang di Stadion Moch.Soebroto,Magelang,Minggu (21/7/2019).

Jufriyanto terkena hukuman akumulasi kartu kuning sedangkan Bojan menerima kartu merah pada laga sebelumnya melawan Kalteng Putra.

Absennya Jupe dan Bojan diyakini bakal mengurangi kekuatan lini belakang Maung Bandung.Hal ini disadari oleh pelatih Robert Albert.Namun dia tak bisa berbuat banyak,karena stok pemain belakang Persib terbatas.

” Kami kehilangan pemain kunci di posisi bek tengah. Tapi kami harus bisa mengatasi rintangan ini,”ujar Robert.

Tak ada pilihan bagi juru taktik asal Belanda ini selain menurunkan Saepuloh Maulana dan Indra Mustafa untuk mengawal jantung pertahanan Persib saat berlaga di Magelang.

Sebetulnya masih ada bek tengah senior dalam skuat Maung Bandung yaitu Fabiano Beltrame.Namun belum bisa bermain lantaran proses naturalisasinya belum kelar.

Robert akan berupaya memaksimalkan kedua pemain yang selama ini lebih sering duduk di bangku cadangan.Apalagi dia sangat berambisi membawa Persib meraih tiga poin.

“Karena di setiap laga kami ingin mendapat tiga poin sekalipun dengan susunan line up yang baru,” jelas mantan pelatih Arema dan PSM Makassar tersebut.

Seandainya dimainkan sebagai starter,Indra mengaku siap tampil maksimal untuk menjawab kepercayaan pelatih.

Menurut pemain muda ini Robert telah membekali dirinya rekaman cara bermain PSIS terutama saat lawannya itu menyerang.

“Itu menjadi bekal yang berharga buat saya, saya enggak mau mengecewakan pelatih,” kata Indra.

Indra menilai PSIS punya permainan yang agresif. Para pemain lini depan sering melakukan pressing di depan yang membuat para pemain belakang tak bisa berpikir terlalu lama.

Ia juga mengatakan sedang membina chemistry dengan seniornya Saepuloh Maulana rekan duetnya untuk persiapan laga kontra PSIS.

“Sejauh ini duet bareng Saepuloh nyaman.Sama siapa pun nyaman-nyaman saja tergantung kitanya sih beradaptasinya gimana,”jelasnya.(KRESNADI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *